9/8/2017,   Oleh  Michael Reily
Jokowi Resmikan Pabrik Mitsubishi
Presiden Joko Widodo (kanan) meninjau pabrik Mitsubishi Motor Krama Yudha Indonesia (MMKI) Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (25/4). ANTARA FOTO/BIRO SETPRES-LAILY

Katadata - Mitsubishi, melalui PT Kramayudha Tiga Berlian Motor mengeluarkan produk mobil baru jenis (Multi Purpose Vehicle/MPV) yang akan diekspor ke Asia Tenggara. Kementerian Perindustrian mengapresiasi langkah Mistsubishi ini, karena produk baru yang dikeluarkan mampu menyerap komponen dalam negeri hingga 70 persen.

Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika I Gusti Putu Suryawirawan menyatakan pihak Mitsubishi akan nulai mengekspor produk baru ini pada Februari 2018. Adapun kendaraan MPV keluaran Mitsubishi ini akan diluncurkan pada Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS), pada 10 Agustus 2017.

(Baca: Resmikan Pabrik Mitsubishi, Jokowi: Otomotif Jadi Sektor Andalan)

"Mereka merealisasikan pabrik berkapasitas 150 ribu (unit), nah itu bisa diekspansi sampai 40 ribu (unit)," kata Putu setelah bertemu pihak Mitsubishi di kantornya, Jakarta, Rabu (9/8). 

Dia juga menyebutkan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) dalam produk baru Mitsubishi ini cukup tinggi. Untuk komponen baja, pihak Mitsubishi menggunakan produk lokal dari PT JFI dan PT Krakatau Nippon. Ada beberapa produk yang komponennya masih diimpor yaitu alat-alat kontrol elektronik seperti Engine Control Unit (ECU).

(Baca: Astra Minta Insentif Mobil Hybrid Sebelum Kembangkan Mobil Listrik)

Selain itu, Putu juga mengungkapkan Mitsubishi siap berinvestasi di Indonesia untuk kendaraan rendah emisi. Saat ini memang sudah ada beberapa produsen yang memproduksi kendaraan listrik hybrid, seperti Toyota dan Honda. Namun, para pelaku bisnis tersebut meminta untuk diberikan insentif.

"Secara eksplisit menyampaikan kepada Pak Menteri (Airlangga Hartarto), kalau ada insentif akan bisa lebih cepat," ujarnya. Menurut Putu, Mitsubishi telah memproduksi i-Miev, kendaraan LCEV (Low Carbon Emmision Vehicle) dengan teknologi hybrid dan listrik dan siap dipasarkan di Indonesia.

(Baca: Segmen Otomotif Menyumbang Hampir Separuh Laba Astra)